Thursday, April 30, 2015

Dropship



Dropship adalah sebuah sistem jual-beli yang mengguakan perantara atau makelar. Dropship bisa di jalankan secara online mau pun secara offline. Sistem Dropship adalah prospek dari metode bisnis ini sangat menjanjikan bagi anda yang sedang mencari peluang usaha baru, karena Dropship bisa di jalankan oleh siapa pun karena  tidak perlu jadi sarjana untuk menjadi seorang Drpshipper, tidak perlu modal besar [kecuali reseller], tidak perlu tempat untuk menstok barang atau produk [kecuali reseller] dan tidak perlu menyediakan stok barang [kecuali reseller].

Ada 4 unsur yang harus ada agar sistem Dropship bisa berjalan.


1. Konsumen

Mereka [Konsumen] adalah orang-orang yang membutuhkan produk anda dan yang akan menjadi sumber penghasilan untuk anda yang menjalani profesi sebagai Dropship. Siapa saja mereka [konsumen] anda itu. Mereka adalah orang-orang terdekat anda, bisa tetangga, teman dari tetangga anda, teman sepermainan, teman dari teman anda, rekan kerja, teman Facebook, Twitter, BBM, dan teman-teman di situs sosial lainnya. Kenapa hanya mereka ? Dan kenapa konsumen anda tidak termasuk untuk umum [tidak punya koneksi yang berarti dengan anda] ? Penyebabnya adalah karena Dropshiper adalah penjual yang bergerak secara perorangan ditambah lagi produk yang anda jual bukanlah Brand milik anda sendiri, selain itu anda tidak punya stok produk berlimpah yang akan membuat konsumen percaya kepada anda, apalagi anda memiliki tempat sendiri untuk barang yang anda jual. Oleh karena itu untuk menghasilkan penjualan produk, konsumen membutuhkan kepercayaan secara pribadi terhadap kepribadian anda, apakah anda bisa di percaya atau tidak, untuk mengetahuinya yah mereka harus mengenal anda [orang-orang yang hanya sekedar mengenal anda pun bisa dibilang separuh dari dirinya sudah menjadi teman anda]. Jadilah orang yang bisa dipercaya yah...


2. Dropshiper

Sebenarnya Dropshiper ini adalah istilah baru untuk profesi makelar. Kegiatan rutin atau hal-hal yang mesti anda lakukan agar anda mendapatkan penghasilan dari bisnis Dropship ini sama saja dengan cara yang umum, seperti promosi dan lain sebagainya. Bagaimana caranya untuk melakukan promosi atau hal lainnya sementara anda tidak punya stok barang ? Biasanya Supplier akan membantu anda dengan cara memberikan review atau katalog produk untuk membantu anda dalam memberikan jawaban kalau ada pelanggan yang menyakan hal-hal mengenai produk yang anda jual, entah itu harga atau hal lainnya. Tentang urusan packing dan pengiriman barang akan dilakukan sepenuhnya oleh Supplier.



3. Supplier

Suplier adalah sumber yang menyediakan produk, mempacking, dan lalu mengirimkan produk yang di pesan oleh Dropshiper ke alamat [Konsumen] yang telah di tentukan oleh Dropshiper.


4.Layanan Jasa Pengiriman Barang Atau Paket

Pada umumnya supplier akan bekerjasama dengan beberapa Layanan Jasa Pengiriman Barang Atau Paket untuk mengantar barang yang di pesan oleh Dropshiper ke alamat konsumennya. Supplier akan memberikan pilihan kepada Dropshiper untuk memilih Layanan Jasa Pengiriman Barang yang mana yang dia inginkan, kemudian proses selanjutnya akan di selesaikan oleh Supplier.

Sekian dulu yah penjelasan dari saya, semoga bermanfaat.

Sebenarnya ada satu lagi yang merupkan bagian dari sistem Dropship, yakni Reseller. Apa itu reseller ? Reseller adalah istilah untuk suatu bentuk kegiatan atau tindakan melakukan penjualan ulang suatu barang yang telah di stok. Hampir sama dengan Dropshiper,bedanya Resseler memiliki modal uang yang lebih dari Dropshiper. Karena memiliki modal jadi, Reseller bisa membeli barang terlebih dahulu kemudian barulah dia memasarkannya. Jadi, reseller akan mleakukan pencarian barang dan melakukan pembelian, kemudian menyetoknya,lalu menjualnya dengan harga yang lebih tinggi dari harga beli sebelumnya.

Banyak keuntungan-keuntungan yang bisa anda dapatkan dengan menjadi Resseler,diantaranya :
  • Bisa menjual secara langsung maupun secara online [melalui media internet]
  • Harga yang diberikan oleh Supplier untuk Reseller lebih murah dibandingkan untuk Dropshiper
  • Reseller juga bisa menentukan harga jual sesuai keinginannya
  • Bisa menawarkan secara langsung dengan memperlihatkan produknya
  • Bisa mengelola stok mau pun melakukan audit terhadap ketersediaan produk yang di jual
Namun ada juga kekurangannya, antara lain :
  • Ada saatnya anda akan kerepotan dalam proses pelayanan konsumen, karena tidak hanya berpromosi, tapi urusan packing barang harus anda urus sendiri, begitu juga dengan pengiriman dan hal-hal lainnya harus anda urus sendiri
  • Ada resiko yang menanti anda dan harus anda tanggung sendiri jika produk tidak laku atau tidak terjual
  • Dan yang pasti, seperti keterangan sebelumnya, harus punya modal yang cukup.


Kalau Dropshiper bagaimana ? Apa kelebihannya dan apa kekurangannya ?

Kelebihan dari Dropshiper adalah :
  • Tidak perlu modal
  • Tidak perlu menyetok barang
  • Dan tidak perlu repot-repot mengurus packaging atau hal lainnya
Lalu apa kekurangannya menjadi Dropshiper ?
  • Terkadang Dropshiper tidak mempunyai pengenalan produk yang baik, karena tidak memiliki produknya
  • Selain itu, promosi secara langsung menjadi kurang efektif karena tidak memiliki produk fisiknya.

Wednesday, April 29, 2015

Google AdSense


Google AdSense adalah sebuah program kerjasama yang bergerak dalam bidang periklanan media Internet dan Google ialah sebagai penyelenggaranya. Melalui program Google AdSense ini, pemilik situs Web atau Blog yang telah melakukan pendaftaran dan disetujui atau diaktifkan keanggotaannya oleh Google AdSense, diperbolehkan memasang unit iklan di Web dan Blog yang sebelumnya telah didaftarkan pemiliknya di Google AdSense dengan bentuk dan materinya iklan yang telah ditentukan oleh Google. Lalu, kemudian pemilik situs Web atau Blog tersebut akan mendapatkan pemasukan alias dibayar berupa pembagian keuntungan yang di dapatkan oleh Google untuk setiap iklan yang di klik oleh pengunjung situs, istilah untuk sistem periklanan ini biasa dikenal dengan sebutan PPC (Pay Per Click) atau bayar per klik. Selain menyediakan unit iklan AdSense PPC, Google AdSense juga menyediakan fitur iklan lainnya yang bernama AdSense for Search.


Program AdSense ini didirikan oleh Google setelah mengakuisisi Pyra Labs pada bulan Februari Tahun 2003. Setelah sebulan berikutnya yakni pada tanggal 4 Maret 2003, CEO dan Chairman Google, Erick Schmidt, mengumumkan tentang layanan iklan bertarget yang di sebut AdSense. Kemudian, demi untuk mendukung program AdSense ini, sekitar sebulan selanjutnya, tepatnya pada tanggal 23 April 2003 Google kembali melakukan tindakan akuisisi, kali ini adalah Applied Semantics yang teknologinya mendukung layanan AdSense.

Pada awal didirikannya, unit AdSense for Content hanya mendukung situs-situs berbahasa Inggris dan beberapa bahasa di negara-negara Eropa, Timur Tengah juga Asia Timur, ada juga satu negara di Asia Tenggara yaitu bahasa Thailand. Untuk situs berbahasa Indonesia sendiri, Google sendiri secara resmi baru mengumumkan bahwa bahasa Indonesia telah di dukung untuk unit iklan AdSense for Content pada tanggal 1 Februari 2012, sebelumnya situs Web dan Blog berbahasa Indonesia hanya di dukung unit AdSense for Search saja.

Istilah-istilah yang ada dalam Google AdSense

Publisher
Publisher adalah sebutan untuk penayang iklan, dan penayang iklan adalah orang atau pemilik situs web yang sudah terdaftar atau sudah disetujui oleh pihak pengelola aplikasi periklanan untuk memasang iklan AdSense di situs mereka. Publisher yang dibolehkan memasang iklan Google disebut publisher Google AdSense. Sebelum diperbolehkan memasang iklan, publisher harus mendaftar terlebih dahulu ke Google AdSense dan baru bisa menayangkan iklan Google di situs web mereka setelah aplikasi di setujui. Setiap Publisher google AdSense hanya diperbolehkan untuk memiliki satu akun Google AdSense saja, namun mereka diperbolehkan untuk memasang iklan google di semua situs mereka dengan catatan bahwa situs tersebut telah memenuhi persyaratan program Google AdSense.

Ad Units
Ad Units adalah unit iklan itu sendiri. Nantinya pada saat pengunjung situs milik Publisher melakukan klik pada Ad Units ini, maka publisher akan mendapatkan bayaran atau penghasilan yang nilainya telah ditentukan.

Link Units
Link Units ini bisa di bilang hampir sama dengan Ad Units, hanya saja formatnya mirip dengan bentuk format menu biasa syang umum kita temui di situs-situs web. Perbedaan real dari Ad Units dengan Link Units ini adalah nantinya pada saat pengunjung situs milik Publisher melakukan klik pada iklan ini, maka pelaku klik akan diarahkan kepada halaman hasil pencarian di search engine Google. Lalu Publisher akan mendapatkan bayaran atau profit setelah pengunjung melakukan klik pada salah satu Ad Units yang ada pada halaman tersebut.

Adsense For Content
Iklan Adsense lainnya adalah iklan AdSense For Content. AdSense for Content adalah iklan AdSense yang dipasang pada halaman. Iklan-iklan yang muncul nantinya adalah iklan yang berhubungan dengan content halaman tersebut, karena iklan  Adsense For Content menggunakan konsep kontekstual.

Alternate Ads
Terkadang iklan Adsense ini bisa tidak muncul dihalaman situs milik Publisher, hal ini penyebabnya bisa jadi karena memang stok iklan yang berhubungan dengan isi situs Publisher sudah dan bisa juga karena Google tidak bisa memperkirakan apa kontent situs tersebut. Jika hal ini terjadi, secara default, iklan yang akan ditampilkan oleh Google biasanya adalah iklan layanana masyarakat atau biasa dikenal umum dengan istilah PSA (Public Service Ads). Iklan ini adalah iklan bersifat donasi, nah karena bertipe donasi maka jika ada yang melakukan klik, iklan ini tidak akan menghasilkan apa-apa bagi publisher. Untuk mengatasi hal ini pihak Google memperbolehkan Publisher untuk memasang Alternate Ads (iklan alternatif). Jika publisher sudah mengatur Ad Units menggunakan Alternate Ads, apabila Ad Units tersebut tidak tampil, maka yang akan tampil adalah iklan alternatif yang sebelumnya telah diatur oleh Publiser.


Channels

Channels ini adalah semacam label yang dapat di berikan pada Ad Units, Link Units, AdSense For Search, dan Referrals. Satu unit iklan dapat memiliki label lebih dari satu, begitu juga sebaliknya, satu label bisa digunakan untuk lebih dari satu unit iklan. Pada halaman laporan Google Adsense, semua hasil laporan akan dikelompokkan sesuai Channels, dengan begitu penggunaan Channels ini akan sangat membantu karena memudahkan Publisher dalam hal menganalisa performa AdSense mereka. 


Page Impressions

Page Impressions adalah jumlah statistik pengunjung yang menampilakan berapa kali halaman yang mengandung Ad Units di buka oleh pengunjung. 


Clicks

Klicks adalah data statitik jumlah klik iklan atau jumlah klik pada Ad Units milik Publisher. Pada halaman laporan Google Adsense, Publisher dapat melihat semua laporan hasil klik yang mereka dapatkan.


Clickthrough Rate [CTR]

Yang dimaksud dengan CTR ini adalah perbandingan dalam persen antara jumlah tampilan Ad Units dengan jumlah klik yang di terima Ad Units tersebut. Misalnya seperti ini, bila satu Ad Units yang ditampilkan 40 kali dan di klik 10 kali memiliki nilai CTR 25% [10:40].


Cost Per Click [CPC]

CPC ini adalah nilai jumlah uang yang akan bisa didapatkan oleh Publisher ketika Ad Units tertentu mendapatkan klik. Nilai CPC untuk masing-masing Ad Units bberbeda-beda dan ditentukan oleh banyak faktor, termasuk salah satunya tentang performa dan kwalitas situs Publisher.


effektive CPM [eCPM]

Yang dimaksud dengan eCPM [effektive Cost Per Million] adalah hasil pembagian dari jumlah antara pendapatan publisher dengan jumlah nilai impressi halaman [per 1000] yang publisher dapatkan dari iklan-iklannya. Contohnya seperti ini, Publisher yang mendapatkan hasil senilai USD 200 dari 50.000 impressi akan memiliki nilai CPM sebesar USD 4 [USD 200 di bagi 50]


Tuesday, April 28, 2015

PPC


PPC adalah singkatan dari Pay per click (bahasa Inggris) yang Artinya Bayar Per Klik (Bahasa Indonesia) atau Bayar setiap klik. PPC merupakan sebuah metode kerjasama bidang periklanan di dalam sistem Internet Marketing yang kalau diperjelaskan secara sederhananya adalah sebagai berikut, jika seseorang atau pihak yang memiliki sebuah situs web atau blog melakukan tindakan pengaplikasian iklan atau menjadi penayang iklan [Publisher] yang menggunakan metode Pay Per Klick di web atau blognya, maka Publisher akan dibayar atas adanya setiap klik dari para pengunjung pada link iklan dari pemasang iklan [Advertiser] yang terpasang di situs web atau blog sang pemilik [Publisher].

Pada umumnya program-program PPC (Pay Per Click) mengisyaratkan blog atau situs web dengan menggunakan bahasa Inggris, karena Bahasa Inggris bersifat Internasional. Akan tetapi di karenakan banyaknya situs-situs yang tidak berbahasa Inggris namun memiliki banyak pengunjung telah membawa dampak kepada beberapa situs PPC untuk mendukung kerjasama dengan situs - situs yang tidak berbahasa Inggris.

Penjelasan singkat tentang Advertiser
Pemasang iklan di sebut Advertiser adalah pihak yang bermaksud melakukan promosi atas iklannya melalui perusahaan situs periklanan yang materi iklannya di sebarkan kepada pemilik web dan blog yang sebelumnya telah mendaftar sebagai Publisher. Dengan sistem PPC, Advertiser hanya perlu membayar iklannya apabila ada yang melakukan klik pada materi iklan PPCnya melalui web dan blog Publisher.


Publisher adalah sebutan bagi penayang iklan. 
Publisher adalah sebutan untuk penayang iklan, dan penayang iklan adalah orang atau pemilik situs web yang sudah terdaftar atau sudah disetujui oleh pihak pengelola aplikasi periklanan untuk memasang materi iklan di situs mereka. Publisher yang dibolehkan memasang iklan disebut publisher . Sebelum diperbolehkan memasang iklan, publisher harus mendaftar terlebih dahulu kesitus periklanan media internet setelah itu barulah bisa menayangkan iklan di situs web mereka setelah aplikasi di setujui. Setiap Publisher


Manfaat Dari keberadaan situs PPC ini adalah:

1. Advertiser 
Untuk pemasaran atau berpromosi bagi pihak - pihak yang memiliki produk atau jasa, yang dalam hal ini pemilik produk bermaksud untuk memperkenalkan bisnis mereka maupun untuk lebih mengembangkan lagi bisnis mereka melalui Internet. Manfaat bagi pemilik produk yang beriklan melalui media PPC ini adalah mereka (Advertiser) hanya membayar bila ada yang mengklik iklan mereka, dengan begini distribusi iklan - iklan para Advertiser menjadi tidak terbatas disitus mana pun iklan mereka terpasang, karena mereka (Advertiser) tidak perlu mengeluarkan biaya apapun, kecuali bila ada yang mengklik iklan mereka yang terpasang di salah satu penayang iklan (Publisher)

2. Publisher
Manfaat bergabung atau menjadi penayang iklan (Publisher) situs PPC adalah bisa menjadi alternatif penghasilan sampingan yang tidak tertutup kemungkinan bisa menjadi penghasilan utama . Karena hanya dengan mengklik iklan yang ditayangkan diblog atau web yang menayangkan iklan PPC, pemilik web atau blog tersebut akan mendapatkan komisi. Tentunya dengan catatan, bukan anda sendiri yah yang mengklik iklan tersebut.

Ada baanyak sekali situs - situs PPC yang tersebar di seluruh dunia. Akan tetapi, saya sebagai penulis artikel ini hanya akan meberi rujukan situs-situs PPC terpercya, dimana saya sudah menjadi bagian disitus PPC tersebut. Disitus-situs PPC tersebut saya sudah berhasil mendapatkan penghasilan tambahan dengan cara menjadi Publisher, yang artinya adalah, peluang mendapatkan penghasilan baru. Situs - situs PPC yang saya tekuni untuk mendapatkan penghasilan tambahan antara adalah sebagai beriku :

  1. Chitika
  2. 8Share
  3. Google AdSense
  4. Bidvertiser
  5. Infolinks
  6. Kumpul Blogger
  7. Sitti
  8. ID Blog Network
  9. AdsenseCamp
  10. KlikSaya
  11. KumpulBlogger dan masih banyak lagi yang lainnya.


Bersambung...

Nanti jika saya sudah menemukan situs PPC lainnya dan lalu sudah bisa mendapatkan penghasilan dari situs PPC tersebut, saya akan segera membagikannya kepada anda semua... :)



Jika ada pertanyaan atau atau saran, silahkan komentar dibawah atau hubungi kontak

Affiliate Marketing


Apa itu Affiliate Marketing?
Affiliate marketing adalah sebuah sistem pemasaran di internet (online) yang dilakukan dengan cara menjual produk milik orang lain, produk-produk tersebut bisa jasa, bisa berbentuk fisik dan juga berbentuk digital [seperti video dan ebook]. Penghasilan akan bisa anda dapatkan ketika terjadi penjualan dari link url affiliasi unik yang telah disediakan oleh pihak merchant untuk kita. Biasanya uang yang diberikan pihak pemilik bisnis adalah sistem komisi yang besarnya telah di tentukan diawal oleh pemilik produk atau merchant.

Bila disederhanakan, sistem Affiliate itu seperti ini, jika kita kaitkan dengan realita dunia nyata, maka seorang affiliate marketer adalah makelar atau media perantara. Namun perbedaannya, bila didunia nyata seorang makelar biasa mendapatkan 1%-10% dan harus menemui atau nego secara langsung [tatap muka] dengan para konsumennya dibelahan dunia manapun calon konsumennya tersebut berada.

Sedangkan seorang affiliate marketer hanya perlu membuat review mengenai produk yang ditawarkannya sebaik dan semenarik mungkin di web atau blog bisnisnya, setelah itu tinggal menunggu pengunjung web atau blog yang tertarik untuk membeli produk tersebut. Mengenai komisi, seorang Affiliate Marketer bisa mendapatkan komisi rata-rata sebesar 30%-85% setiap kali berhasil menjual produk dari link affiliasinya, tapi itu tergantung perusahaan Affiliatnya juga, tidak mungkin kan setiap perusahaan yang ada diseluruh dunia memiliki metode yang sama dalam pengembangan bisnisnya. 

Permasalahan, Tantangan dan Keuntungan Bisnis Affiliate Marketing.

Dalam setiap bisnis, termasuk bisnis affiliate, pasti ada saja yang namanya masalah, tantangan atau pun resiko. Permasalahan dan tantangan dalam bisnis affiliate adalah pada teknik membuat artikel yang harus kita ketahui pokok permasalahannya.


Tidak mudah meman, untuk membuat artikel ulasan atau sales page untuk promosi produk, selain anda harus menyesuaikan permasalahan di masyarakat, apa yang masyarakat butuhkan, terkadang anda juga harus menyesuaikan pula dengan permintaan pihak penyedia affiliate. Oleh karena itu, artikel atau sales page yang kita buat harus terlihat komprehensif atau menyeluruh dengan cara menjabarkan hal-hal dari apa yang terjadi di masyarakat dengan kesesuaian produk dan permintaan perusahaan affiliate, jika memang ada.

Disisi lain, bagi seorang blogger pemula, tentu menjalankan bisnis affiliate akan membawa banyak keuntungan. Diantaranya bebas biaya atau modal (diluar biaya modem dan kopi yah.., tentunya). Untuk peluang mendapatkan mitra pihak penyedia affiliate ini sangat besar, karena perusahaan affiliate sangat banyak, ada Amazone.com, Clickbank.com, Lazada.co.id, Ratakan.com dan masih banyak lagi yang lainnya. Keuntungan dari berbisnis affiliate, selain medapatkan penghasilan , menjalankan bisnis affiliate juga akan membantu para blogger pemula dalam membangun blog menjadi lebih profesional. Blog yang membutuhkan konten tentu harus selalu di update. Nah saat kita tidak memiliki ide, maka dengan mencari produk dari program affiliate yang kita ikuti, maka akan muncul banyak ide tulisan untuk blog teman-teman semua (sambil menyelam minum air gitu, he he..). Peluang prduk affiliate terjual semakin besar, blog pun semakin berkembang.

Thursday, April 23, 2015

Blogger

Blogger adalah sebutan bagi pelaku blogging yaitu orang-orang atau pihak yang menjalankan aktifitas blogging. Aktifitas pelaku blogger ini pada umumnya adalah menulis, seorang blogger bebas menulis apa saja di blog, mulai dari tulisan yang berisi ilmu pengetahuan yang bermanfaat banyak bagi orang lain yang membacanya seperti ulasan informasi bisnis, peluang usaha, informasi kesehatan, penetahuan agama dan lain sebagainya. Namun, ada juga sebagian orang atau pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan media blog untuk menciptakan propaganda, menganjur, mengajak, atau menghasut untuk melakukan hal-hal yang mengarah kepada hal-hal yang negativ. Dalam hal ini, hal-hal negativ yang dimaksud diatas adalah tentang blog-blog yang berisi materi buruk yakni blog yang berisi konten-konten negativ, seperti blog yang berisi konten-konten pornografi, kekerasan dan lain sebagainya hal ini terjadi karena pelaku blogger bisa bebas melakukan atau menulis apa saja yang ingin mereka tulis, tergantung pengetahuan dan minat yang ingin mereka tulis, intinya aktifitas blogging adalah kebebasan berekspresi.

Selain menulis, blogger juga bisa mengirimkan gambar maupun video. Gambar video yang diposting bisa apa saja dan dalam format apa saja menurut format masing video dan gambar.

Diawal mula blog ini sebenarnya adalah weblog yakni tulisan serupa jurnal / buku harian yang ditampilkan di web. Ciri khasnya adalah tulisan yang tersusun secara kronologis, dengan posisi tulisan yang terbaru berada pada bagian paling atas atau awal. Lalu pada perkembangan yang selanjutnya web log disebut sebagai blog, kemudian setelah beberapa waktu blog mulai ditambahkan dengan berbagai fasilitas seperti pengunjung bisa memberi atau meninggalkan komentar (mengomentari), ada sindikasi dengan menggunakan RSS Feed, dan masih banyak lagi fasilitas-fasilitas lainnya. Media blog pertama kali dipopulerkan oleh Blogger.com yang dimiliki oleh pyra labs sebelum pada akhirnya diakusisi oleh Google.com pada akhir 2002.


Mungkin ada sebagian orang yang mengira bahwa untuk menjadi seorang blogger itu harus memiliki kemampuan teknis tertentu, ini adalah paradigma yang sangat salah, karena kemampuan utama blogger adalah bisa baca tulis. Nah, dalam komunitas blogger yang semuanya penulis yang menulis inilah, ada yang baru boleh dibilang memiliki kemampuan teknis lebih sebab ada sebagian blogger berasal dari kalangan akademisi yang berpendidikan tinggi dan juga setiap blogger itu memiliki keahlian yang berbeda-beda. Tidak mungkin kan, setiap blogger memiliki pengetahuan atau minat yang sama pada satu hal, lalu menulis dan mempulikasikan satu hal yang sama. Hal inilah yang menjadikan konten blog menjadi sangat beragam, ada sebagian penulis yang memilih menulis tentang bisnis, tentang kesehatan, ada juga yang lebih suka menulis tentang kesehatan dan lain-lain tergantung minat dan tujuan blogger itu apa. Jadi jangan pernah percaya bila ada yang mengatakan bahwa untuk membuat blog itu sulit.